Senin, 19 September 2011

ENZIM

Zai-Pharmacan -- Bioregulator (biokatalisator) adalah katalisator yang bekerja terhadap proses-proses dari suatu sistem kehidupan. Bioregulator yang terpenting yaitu Enzim, Vitamin, Mineral, dan Hormon.

A. ENZIM

Enzim (fermen) adalah senyawa-senyawa organik, umumnya merupakan protein yang dapat mengakibatkan atau mempercepat reaksi biokimia berdasarkan proses katalisa. Enzim ini hanya bekerja sebagai katalisator organik terhadap reaksi-reaksi dari substrat spesifik. Kegiatan enzim sangat tergantung pada faktor suhu, derajat keasaman (pH), dan konsentrasi ion-ion.
Nama dari enzim biasanya dibentuk dari nama substrat atau nama reaksi yang dipercepatnya dengan menambahkan akhiran 'ase'.
Contoh :
  1. Enzim Urease : Enzim pengurai urea 
  2. Enzim Protease : Enzim pengurai protein
  3. Enzim Lipase : Enzim pengurai lemak (lipid)
  4. Enzim Reduktase : Enzim yang mempercepat proses reduksi
  5. Enzim Hidrolase : Enzim yang mempercepat proses hidrolisi

    1). Penghasil Enzim

    Enzim dihasilkan oleh:
    • Mikroorganisme (bakteri atau jamur), misalnya lipase, amilase, streptokinase, penisilinase, dll.
    • Tumbuh-tumbuhan, dimana zat-zat ini dipisahkan dan kadang-kadang dalam bentuk kristal, misalnya Papase (dari Carica papaya) dan Bromelin (dari Annanas sativum). 
    Berdasarkan senyawa atau gugusan yang terkandung di dalam enzim, maka enzim dapat tersusun atas: 
    • Gugus Protein (Apo-enzim) 
    • Gugus non-protein (gugusan prostetik atau co-enzim). Kelompok ini berperan dalam metabolisme sel-sel tubuh. 

    2). Fungsi Enzim

    Enzim-enzim berfungsi terutama untuk:
    • Proses pencernaan dengan menguraikan lemak, protein, dan karbohidrat .
    • Reaksi-reaksi dengan berkaitan dengan proses pernapasan
    • Efek-efek dari vitamin berhubungan atau berkenaan dengan kerja dari enzim-enzim. Misalnya, defisiensi dari vitamin sebenarnya merupakan kekurangan enzim.
    • Memelihara keseimbangan hormon-hormon dengan sintesis hormon atau penguraian hormon yang berlebihan dengan antagonisnya. Misalnya, kelebihan insulin diuraikan oleh insulinase; kumulasi hormon nor-adrenalin atau asetilkolin pada organ-organ ujung diuraikan oleh MAO dan kolinesterase.
    • Melindungi jaringan tubuh terhadap efek-efek enzim yang dihasilkannya. Misalnya zat perintang tripsin dapat meniadakan kelebihan tripsin.

    3). Kegunaan Enzim
    Kegunaan enzim antara lain :
    • Sebagai penolong dalam pencernaan
    • Membersihkan dan menyembuhkan luka-luka dengan cara mencerna secara selektif jaringan-jaringan yang mati tanpa merusak jaringan yang sehat, termasuk juga melindungi saluran darah yang mengelilingi luka tersebut.
    • Menghilangkan radang atau bengkak yang berguna pada pengobatan luka-luka. Berdasarkan efek antiradang (antiinflamatory enzim), misalnya papase, protease, amylase, seropeptidase, streptokinase, dan lain-lain.
    • Sebagai antikoagulansia, yaitu menguraikan molekul-molekul fibrin yang menyebabkan pembekuan darah dan gumpalan-gumpalan darah pada pengobatan thrombosis dan tromboflebitis, misalnya Strptokinase.
    • Sebagai pembantu dalam diagnose (diagnostic enzim) 

      1. Glukosa Oksidase : Untuk menentukan kadar glukosa dalam urin pada penderita Diabetes Mellitus (DM) 
      2. Uricase : Untuk menentukan kadar asam urat dalam darah, antara lain pada gangguan ginjal, encok, dan lain-lain. 
      3. Analisis kadar enzim Laktat Dehidrogenase dalam serum darah, menunjukkan adanya jaringan yang mati di suatu tempat pada tubuh karena kekurangan darah, antara lain karena adanya penyakit kanker atau thrombosis koroner.
    4). Enzim-enzim Penting 
    • Enzim-enzim pancreas dan pepsin
    • Bromelin atau Ananase 
    • Merupakan enzim Protease dari Ananas sativum yang berkhasiat sebagai antiradang.
    • Papase atau Prolase
    • Merupakan enzim proteolitik yang didapatkan dari Carica papaya yang berkhasiat sebagai penghilang bengak-bengkak. 
    • Streptokinase dan Strptodornase
    • Merupakan enzim yang diperoleh dari bakteri Strptococcus haemolyticus. Strptokinase terutama bersifat fibrinolitik yang dapat menguraikan benang-benang fibrin, mengencerkan, serta melarutkan nanah yang kental dan darah yang beku. Enzim ini mempertinggi efek penggunaan antibiotika, dan digunakan pada pengobatan thrombosis koroner (infark jantung) dan menyembuhkan infeksi bernanah.
    • Fibrinolisin
    • Enzim ini diperoleh dari hasil penguraian enzim Strptokinase terhadap profibrinolisis atau plasminogen yang inaktif yang diperoleh dari plasma darah manusia.

    Sabtu, 03 September 2011

    Cinta!!!

    Cinta datang dengan baranya
    menyelip-nyelip di antara cerita
    saat ku tahu cinta itu memang buta
    buta, bahkan tanpa kacamata

    Cinta pergi dengan lonjakan hati
    meronta-ronta di pagi hari
    saat aku terbangunkan oleh mimpi
    mimpi, tanpa warna pelangi

    Tapi aku pun tahu
    cinta tak mudah begitu saja datang dan pergi
    tetaplah jadi pengisi haru
    haru saat kumeratapi sunyinya hari

    Aku ingin cinta
    cinta yang tetap suci dalam debu
    cinta yang selalu ada
    walau ragaku kan beku
    di kujur liangNya

    Aku tak ingin cinta
    cinta yang menyelimuti selalu
    dengan kebenciannya
    kegarangan dan dendam yang membisu

    Cinta
    Genggam aku
    Erat!!
    (Zai,
    Cintaku)
    Juli, 2009

    Gerhana Cinta

    Cerita ini kian memadam
    Ditapis gerhana bulan bermuka muram
    Suara serindai kini tak lagi terekam
    Semua diam
    ***
    Pelan-pelan mencoba piara
    Dua insan agar tak termakan umbra
    Cepat-cepat mencoba tak jera
    Mengusap gerhana pada mestika
    ***
    Agar dia tak buta
    Cinta yang nyata
    Adanya dalam jiwa
    Tak kubiarkan sirna
    ***
    Namun
    Kini hanya melamun

    (Zai,
    Gerhana Cinta Luka)
    April, 2009

    Rindu yang Terpenjara

    Segumpal hasrat mengepul memayungi
    Hati kecil yang sendiri
    Mengikis pahitnya racun dalam duri
    Lampiaskan semua jua tak sampai
    ***
    Perbedaan ini adanya
    Menambah rintang tuk bersua
    Waktu
    Kau mampu saat kutak bisa
    Aku juga
    ***
    Perbedaan ini hampir abadi bersemu
    Menyisir helai mimpi tentangmu
    Dimana?
    Kau ada ketika ragaku tak beradu
    Aku juga begitu

    ***

    Rindu ini makin menggurat
    Jelas tertapak sampai sarat
    ***
    Tuhan, Kau Maha Adil
    Rantai ini lepaskan
    Jeruji ini hancurkan
    Hasrat ini kabulkan
    ***
    Ku ingin
    Dapat berebut angin
    Denganmu
    Disaat kesuma merekah

    (Zai,
    Kerinduan yang Agung)
    April, 2009

    Kerengsaan Cinta

    Bila cinta mulai terkapar
    Beri kekuatan agar dia segar
    Sirami dia dengan ruh yang menawar
    Terangi dia dengan cahya yang membinar
    Agar rengsa tak lagi menjalar
    ***
    Bila cinta mulai senja
    Di pucuk tombak yang renta
    Dia lemah tak berdaya
    Luka, duka, lara yang merana
    Kan jadi kawan di masa kelana
    ***
    Ikat dia dengan keyakinan
    Basuh dia dengan harapan
    Janjikan dia mimpi yang menawan
    Meski ulur tangan tak raih awan
    Surga tetaplah jadi idaman
    ***
    Bagi rengsanya cinta...

    (Zai,
    Lemah)
    April, 2010

    Masih Disini

    Masih disini sengaja merangkai sunyi
    Coba kerlipkan bintang yang pasi
    ***
    Masih disini kukuh dalam pejam
    Tuk merajut mimpi yang karam
    ***
    Masih disini mencari mustika
    Dengkur bukan lagi sengaja mengejar mutiara

    (Zai,
    Kesungguhan Sebuah Harapan)
    April, 2010

    Gangsi Palsu

    Mengukup waktu terlambat sudah
    Meski harum semerbak dalam tadah
    Bahu orang takkan merebah
    Terangkat tak mengerti dalam gundah
    ***
    Menyumbat hidung tak terpungkiri
    Menggurah mulut tetaplah dusta
    Kantongmu terlalu kecil demi kecilnya bangkai
    Kutahu kau pengecut cinta


    (Zai,
    Persembunyian Sang Pengecut)
    April, 2009
     
    Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management